KISAH
NABI SYUAIB DALAM BERDAKWAH
Nabi Syuaib A.S diperkirakan lahir pada tahun 1600
SM. Secara harfiah syuaib memiliki arti memberikan petunjuk pada jalan
kebenaran. Oleh sebab itu, ketika masih kecil Nabi Syuaib selalu berusaha untuk
menjaga hatinya dan menahan dirinya agar tidak melakukan perbuatan buruk dan
sia-sia. Sebagai Nabi Allah, Nabi Syuaib juga diberikan anugerah mukjizat. Salah
satu mukjizat itu ialah kemampuannya dalam berkomunikasi lisan. Allah
memudahkan beliau untuk menjelaskan maksud perkataannya kepada orang lain
dengan mudah. Nabi Syuaib juga selalu menyapa terlebih dahulu kepada setiap
orang yang lewat di hadapannya. Selain itu jika ada seseorang yang meminta
bantuan beliau tanpa berpikir panjang dan tanpa rasa malas langsung memberikan
bantuan. Sifat dan perilaku terpuji itu beliau lakukan untuk membuat orang lain
bahagia.
Nabi
Syuaib dilahirkan di tengah - tengah kaum Madyan yang bermukim di jazirah Arab,
tepatnya di antara Hijaz dan Syam. Ia diberi perintah oleh Allah untuk mengajarkan
kaum Madyan untuk hidup dengan ketetapan - ketetapan Allah, salah satunya
dengan melakukan perdagangan yang jujur. Saat itu kaum Madyan ini memang
terkenal curang dalam aktivitas jual beli. Nabi Syuaib lalu menasihati mereka
untuk menyempurnakan takaran dan timbangan agar tidak merugikan orang lain
sedikit pun dalam berbisnis. Seperti yang dijelaskan dalam surat Al - A’raf
ayat 85
Artinya: Dan kepada penduduk
Madyan, Kami (utus) Syuaib, saudara mereka sendiri. Dia berkata, “Wahai kaumku!
Sembahlah Allah. Tidak ada tuhan (sembahan) bagimu selain Dia. Sesungguhnya
telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Sempurnakanlah takaran dan
timbangan, dan jangan kamu merugikan orang sedikit pun. Janganlah kamu berbuat
kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Itulah yang lebih baik
bagimu jika kamu orang beriman.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar