1. SATE KLATHAK
Kuliner sudah jadi salah satu wisata ikonik yang dimiliki Yogyakarta, banyak kuliner legendaris yang dimiliki dan rasanya pun benar-benar juara. Nah, enggak lengkap nih, kalau ke Yogya tidak mencicipi nikmatnya Sate Klathak. Salah satunya Sate Klathak Pak Pong yang sudah tersohor di kalangan pecinta kuliner sate.
Kalau kebanyakan sate ditusuk dengan lidi dari bambu atau tulang daun kelapa, berbeda dengan Sate Klathak. Sate ini menggunakan jeruji sepeda untuk menusuk daging kambing yang akan dibakar di atas tungku arang. Mungkin terdengar agak seram, tapi ini yang jadi ciri unik sate khas Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sensasi sate dengan jeruji sepeda ini juga yang membuat Adrian, pengunjung asal Bandung, penasaran dengan cita rasa sate tersebut.
Jeruji sepeda membuat daging kambing yang dibakar di atas tungku arang menjadi lebih cepat matang. Selain itu, bumbu yang dibalurkan juga lebih meresap dibandingkan saat dibakar dengan tusuk lidi. Namun, cita rasa unik dari sate ini adalah disajikan dengan kuah gulai. Tidak seperti sate lainnya yang biasanya dibakar dengan dibalur bumbu kecap dan beberapa rempah-rempah. Makanya, tidak heran jika banyak pengunjung yang baru pertama kali mencicipi sate klathak terkejut dengan cara penyajiannya.
Sate Klathak Pak Pong bukan satu-satunya yang berada di kawasan Imogiri, Bantul, namun sejak berdiri 1960 sate klathak racikan Pak Pong ini masih dipertahankan oleh generasi penerusnya. Enggak heran, jika warung sate yang berlokasi di Jalan Stadion Sultan Agung, Bantul ini selalu menjadi kuliner wajib bagi para pelanggan setianya.
Selain menu sate klathak, kamu juga bisa menikmati varian menu lain. Antara lain gulai kambing, tongseng, tengkleng, tongseng kepala kambing, atau sate biasa yang dibumbui kecap.
Klik di sini untuk download gambar Sate Klathak
2. IPS BAB 2 MENCARI CONTOH PERUBAHAN SOSIAL
Materi Ilmu Pengetahuan Sosial kelas 9 bab 2 tentang Mencari Contoh Perubahan Sosial.
Contoh perubahan sosial dilihat dari waktunya, pengaruhnya, perencanaannya.
1. Contoh perubahan sosial dilihat dari waktunya: yaitu revolusi dan evolusi.
Contoh: revolusi Indonesia dan perubahan negara Indonesia dari terjajah menjadi merdeka (evolusi).
2. Contoh perubahan sosial dilihat dari perubahannya: yaitu kecil dan besar.
Contoh: perubahan berpakaian (kecil) dan perubahan pertanian tradisional ke modern (besar).
3. Contoh perubahan sosial dilihat dari perencanaannya: yaitu direncanakan dan tidak direncanakan.
Contoh: perkembangan teknologi (direncakan) dan bencana alam (tidak direncanakan).
Klik di sini untuk download pdf ips bab 2 mencari contoh perubahan sosial
3. TATA CARA MEMAKAMKAN JENAZAH
Berikut merupakan persiapan untuk memakamkan jenazah, yaitu:
1. Liang kubur (liang cempuri dan liang lahat)
2. Pelepasan jenazah (Memintakan maaf atas kesalahan-kesalahan si mayit pada para hadirin, pemberitahuan tentang pengalihan urusan hutang-piutang kepada ahli waris atau orang yang ditunjuk, persaksian baik pada si mayit.)
3. Mengantarkan jenazah (Jenazah diletakkan dikeranda dan diangkat oleh 4 orang laki-laki, posisi kepala jenazah hendaknya berada di depan saat diusung ke pemakaman, mengiring jenazah dengan berjalan lebih utama daripada naik kendaraan, pengiring sebaiknya ada di depan jenazah, saat mengiring jenazah, jangan ramai)
4. Pemakaman jenazah
a. Setelah sampai ditempat pemakaman, keranda jenazah diletakkan pada arah selatan liang kubur (arah posisi kaki mayit nantinya).
b. Lalu secara perlahan jenazah dikeluarkan dari keranda dimulai dari kepala, untuk dimasukkan ke liang kubur mulai dari kepalanya, dengan posisi agak miring dan kepala menghadap ke kiblat.
c. Kemudian diserahkan pada orang yang sudah bersiap di dalam liang kubur, jumlahnya bisa 3 orang, yang satu bertugas menerima bagian kepala mayit, yang kedua bagian lambung dan yang ketiga bagian kaki mayit.
d. Jenazah kemudian diletakkan di dasar makam dengan posisi miring dan membujur ke utara serta wajahnya menghadap kiblat dengan diberi ganjal tanah, agar tidak terbalik. Tali kafan segera di lepas terutama yang bagian atas agar wajah mayit terbuka dan pipinya ditempelkan pada tanah.
e. Setelah itu mayit ditutup dengan papan atau bambu, kemudian ditimbuni dengan tanah. Pada saat demikian, yakni sebelum mayit ditimbuni tanah, bagi pentakziah yang ada di sekelilingnya sunnah mengambil 3 genggam tanah bekas penggalian kuburnya, kemudian menaburkannya pada mayat.
f. Setelah tanah di timbun, pasangkan dua batu nisan sebagai tanda, taburkan bunga dan siramkan air secukupnya.
g. Selanjutnya adalah pembacaan talqin oleh wakil keluarga atau petugas yang ahli mentalqin mayit. Posisi pentalqin duduk di arah kepala mayit dan menghadap ke timur.
5. Talqin di atas mayit
6. Jenazah orang yang mati syahid
Klik di sini untuk download word tata cara memakamkan jenazah
4. DENAH RUANG PAT 7 8 2022
PAT yaitu Penilaian Akhir Semester. PAT merupakan kegiatan yang dilakukan di akhir semester genap untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik pada akhir semester genap.
Berikut merupakan denah ruang PAT kelas 7 dan 8 tahun 2022 di SMP Negeri 2 jombang.
Klik di sini untuk download excel denah ruang pat 7 8 2022