Aku bernama Aisyah Hasna Nabilah Danise. Teman-temanku biasanya memanggilku Aisyah atau Ais. Namun jika di lingungan keluargaku aku dipanggil genduk atau nduk. Aku adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Jadi aku memiliki kakak laki-laki dan adik perempuan. Kami bertiga memiliki jarak 6 tahun. Kami saling menyayangi satu sama lain.
Aku kelahiran tahun 2009 tanggal 18 April. Jadi aku berzodiak aries. Sekarang aku berusia 14 tahun.Dan aku bersekolah di SMPN 2 Jombang. Aku alumni MIN 1 Jombang, aku lulus pada saat zaman Corona. Sehingga dulu saat kelas 6 aku melaksanakan pembelajaran daring, saat wisuda pun tidak ramai-ramai dan kita datang sesuai jam nya lalu harus segera pulang karena bergantian dengan kelas lain.
Pada waktu MPLS alias Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah juga dilaksanakan secara online. Setiap pagi aku membuka aplikasi Goggle Meet untuk melaksanakan Bridging Course. BC atau Bridging Course adalah program matrikulasi untuk meningkatkan kemampuan awal siswa di tingkat SMP pada beberapa mata pelajaran. Pada saat itu masih terbentuk per gugus dan dipimpin oleh salah satu kakak OSIS. Walau sedikit membosankan tetapi aku tetap senang.
Saat kelas 7 aku masih menggunakan sistem pembelajaran dari rumah. Dulu aku dan teman-temanku absen di setiap pelajaran dengan mengisi nama di list wa sesuai nomor absen sedangkan untuk mengirim tugas di Goggle Classroom atau di grub wa pelajaran tersebut. Namun hal tersebut terjadi saat semester satu saja. Pada saat semester dua sudah melaksanakan pembelajaran di sekolah tetapi harus menerapkan prokes. Pembelajaran saat itu masih menggunakan sistem shift pagi dan siang.
Saat kelas 8 sudah tidak ada sistem shift lagi. Aku dan temanku dapat duduk bersama di satu bangku. Tetapi kita masih tetap menerapakan prokes karena Covid masih bersebar luas. Dan dulu aku sempat mengikuti ekstra OSN IPS pada kelas 8 namun tak selang lama kemudian aku keluar. Pada semester 2 tepatnya bulan November aku dipilih menjadi pengurus kelas yaitu menjadi bendahara kelas. Aku menjadi bendahara 2.
Pada saat kelas 9 waktu pembentukan pengurus kelas aku tetap menjadi bendahara kelas, padahal aku sudah berharap untuk tidak menjadi bendahara. Rasanya ingin mengundurkan diri. Aku sudah menjadi bendahara selama kurang lebih satu tahun. Setiap habis beli sesuatu aku harus menempelkan nota tersebut ke buku kas. Dan setiap akhir bulan aku harus membuat tabel pengeluaran dan pemasukan juga dengan tabel kas bulan depan. Menjadi bendahara pun susah susah gampang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar